Ditulis pada tanggal 30 Oktober 2013, oleh Teknik Sipil FTUB, pada kategori Kegiatan

Sebagai penanda telah berdirinya Jurusan Teknik Sipil sejak 50 tahun lalu, Jurusan Teknik Sipil menggelar Open Talk dan Temu Alumni Akbar di Lapangan Parkir Gedung A Teknik Sipil FTUB pada hari Sabtu (26/10). Jurusan Teknik Sipil adalah jurusan pertama yang didirikan oleh Fakultas Teknik bersama Jurusan Teknik Mesin..

 Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik tepat pukul 10.00 pagi. Dalam pidato sambutannya beliau menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada jurusan Teknik Sipil atas prestasi-prestasi luar biasa yang telah dicapai selama ini. Terakhir, jurusan Teknik Sipil berhasil menjadi juara umum pada Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) VIII yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Selain itu Dekan mengungkapkan saat ini Jurusan Teknik Sipil memiliki Doktor berjumlah 40 orang dan Professor sejumlah 3 orang, terbanyak dari jurusan-jurusan lain yang ada di Fakultas Teknik, hal ini juga merupakan prestasi yang luar biasa. “Mohon doanya untuk kelancaran terselenggaranya Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) ke-IX dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) ke-V pada bulan November nanti, karena pesertanya tidak saja dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri. Semoga kita bisa meraih prestasi kembali di ajang ini.” tambahnya.

Seusai menyampaikan sambutannya, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS. memberikan cinderamata berupa Buku Perjalanan 50 Tahun ke perwakilan alumni Jurusan Teknik Sipil Ir. Sidharta alumni angkatan 1963.

Seusai sesi pemberian cinderamata, Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. Sugeng P. Budio, MS. memaparkan  kondisi jurusan saat ini. Sarana dan prasarana jurusan sudah sangat lengkap. Terdapat AC di setiap ruang kuliah, CCTV di lingkungan jurusan dan standar minimum peralatan laboratorium sudah dipenuhi. Prestasi setapak demi setapak mulai tampak di level nasional maupun internasional. “Bahkan jurusan kita  memperoleh Penghargaan Kategori 5 Besar Jurusan Teknik Sipil terbaik se-Indonesia versi QS World University Rangkings  tahun 2013”,ungkapnya. Di tengah-tengah pemaparannya ditampilkan slide-slide kondisi jurusan Sipil saat ini.

Dosen jurusan Teknik Sipil yang juga Dekan Fakultas Teknik periode 1992-1995 Ir. Suroso, Dipl. HE., M.Eng didapuk untuk menjabarkan tantangan jurusan Teknik Sipil di masa depan. Beliau mengharapkan sumbangasih alumni untuk kemajuan Teknik Sipil. Karena dari 7 standar akreditasi salah satunya terdapat unsur alumni di standar 3. Alumni dapat membantu pengembangan baik secara akademik maupun non-akademik berupa gagasan, dana ataupun fasilitas. Dari sisi akademik alumni bisa memberikan bantuan baik berupa kuliah tamu atau materi seminar. “Setap empat tahun sekali diadakan evaluasi kurikulum, disinilah peran alumni dibutuhkan untuk memberikan gambaran apa yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Sehingga alumni kita berdaya saing tinggi dan berwawasan global.” ujarnya.

Ir. Yazid alumni dari angkatan 68 turut memberikan masukannya. Beliau mengajak para alumni untuk lebih memberikan kesempatan kepada adik-adik mahasiswa merasakan pengalaman bekerja di proyek-proyek sipil. “Mereka bisa belajar me-manage pekerjaan hingga bisa memaksimalkan potensi mereka. Selain itu alumni juga bisa memberikan informasi atau penjelasan mengenai dunia kerja di setiap perwakilan perkumpulan-perkumpulan alumni di setiap kota.”tambahnya.

Di sela-sela dialog interaktif antara dosen, karyawan, mahasiswa dan alumni, acara yang berlangsung mulai pukul 10.00 – 14.00 ini diselingi kegiatan ramah tamah, hiburan, musik dan pelelangan. (andi)