galerifoto galerivideo
  • Tim Brawijaya mulai merakit model bangunan tahan gempa

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Sistem Dokumen

image_pdfimage_print

Program Studi Sarjana (S1) Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya melakukan kegiatan tridharma perguruan tinggi dengan salah satu kegiatan yang dikelola adalah pendidikan. PS Teknik Sipil FTUB memiliki spesifikasi sebagai PS dibidang keteknikan dengan spesialisasi pada Teknik Sipil Umum, sehingga dalam kegiatan belajar mengajar mahasiswa dikenalkan pada 5 bidang keminatan yaitu : Struktur, Geo Teknik, Keairan, Transportasi dan Manajemen Konstruksi. Kurikulum yang dikembangkan sesuai dengan UU No. 8 tahun 2012 adalah kurikulum berbasis KKNI dengan level lulusan adalah level 6. Dalam perumusan kurikulum tersebut, telah dijabarkan bahwa untuk profil dari lulusan beserta kompetensi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  1. Kontraktor, membutuhkan dasar – dasar teknik sipil : Teknis, Legal dan Busines. Dikarenakan bidang kontraktor yang luas, maka hardskill yang harus dimiliki oleh lulusan adalah semua pengetahuan ketekniksipilan secara basic dengan penekanan pada manajemen konstruksi termasuk halnya terhadap bisnis, legalitas serta proses-proses tender.
  2. Konsultan Perencana / Pengawas, hampir sama dengan kontraktor, hanya untuk perencana lebih ditekankan pada metode-metode yang efektif, efisien dan update dalam merencanakan suatu konstruksi atau proyek serta memahami trend dunia teknik sipil terbaru (green technology). Untuk pengawas lebih ditekankan pada pemahaman terhadap pelaksanaan konstruksi, pembacaan gambar, mutu dan kegiatan manajemen proyek yang meliputi aspek legalitas, waktu dan biaya.
  3. Instansi / PNS, membutuhkan dasar – dasar teknik sipil : Teknis dan legal, dalam instansi akan lebih banyak berkecimpung dengan proses pengadaan barang serta perencanaan. Oleh karena itu dituntut agar dapat memahami mengenai proses-proses tender serta hukum yang berlaku. Selain itu lulusan juga diharapkan dapat memahami mengenai teknik – teknik forensik yang merupakan metode untuk mengidentifikasi tindak korupsi.
  4. Perbankan, apabila bekerja sebagai appraisal maka membutuhkan dasar – dasar teknik sipil : Teknis, Legal dan Busines dimana beberapa pengetahuan yang harus dimiliki adalah mengenai struktur bangunan serta perhitungan-perhitungan ekonomi teknik.
  5. Studi Lanjut / akademisi, lebih menekankan kepada keahlian pada bidang tertentu yang akan menjadi dasar dalam pengambilan studi lanjut berikutnya. Selain itu dibutuhkan pengetahuan tentang penelitian, etika – etika dan kaedah dalam meneliti.
  6. Wirausaha, membutuhkan kompetensi softskill, yaitu keuletan dan kemampuan untuk dapat melihat dan mengambil peluang serta jiwa yang mampu mengembangkan keahlian sebagai bekal berkompetisi di dunia kerja.

Dalam pengelolaan harus terjaga mutu dan kualitas yang didukung oleh dokumen – dokumen penjaminan mutu sejak tahun 2007, dimana Unit Jaminan Mutu Jurusan Teknik Sipil telah membuat dokumen penjaminan mutu. Tahun 2007 dokumen yang dihasilkan ada 4 dokumen yakni dokumen Spesifikasi Jurusan Teknik Sipil dengan lampiran Profil Jurusan dan Kurikulum, dokumen Kompetensi Lulusan, dokumen Manual Prosedur, dokumen Instruksi Kerja dan dokumen pendukung berupa Evaluasi Diri.

Pada tahun 2008 dan 2009,  Tim Unit Jaminan Mutu Jurusan Teknik Sipil melengkapi dokumen dengan koding yang telah ditetapkan oleh Pusat Jaminan Mutu (xx.UJM-JTS-FT-UB.xx). Beberapa dokumen yang dibuat  : Standar Akademik Jurusan; Spesifikasi Jurusan termasuk Profil, Program Kerja dan Evaluasi Diri;  Kompetensi Lulusan termasuk Kurikulum Jurusan; Organisasi Penjaminan Mutu; Implementasi SPMA; Evaluasi  Kinerja Akademik; Rencana Tindakan Koreksi serta dokumen mutu berupa 24 buah Manual Prosedur (MP) dan 67 buah Instruksi Kerja (IK).

Pada tahun 2010, Pusat Jaminan Mutu Universitas Brawijaya mengubah sistem koding menjadi digitasi sehingga lebih seragam mulai tingkat universitas, tingkat fakultas sampai di tingkat jurusan. Selain itu ditambahkan beberapa dokumen yang dulunya satu dokumen dipecah menjadi dokumen tersendiri misalnya  Dokumen Visi Misi Tujuan Sasaran Strategi Pencapaian yang dulunya masuk di dokumen Spesifikasi Jurusan dan beberapa dokumen lainnya. Adapun dokumen dan koding selengkapnya ditabelkan berikut ini :

 

No Dokumen Nomor Kode Revisi ke Tanggal
1 Visi Misi Tujuan Sasaran Strategi 00601 01000 0 1 Juli 2010
2 Rencana Strategis 2011 – 2015 00601 02000 0 1 Feb 2011
3 Program Kerja 2011 – 2015 00601 03000 0 1 Feb 2011
4 Pedoman Pendidikan 00601 04000 2 1 Juli 2010
5 Manual Mutu 00601 05000 1 5 Juni 2011
6 Standar Mutu 00000 04000 0 1 Des 2010
7 Manual Prosedur 00601 06001 – 26 0 – 4
8 Instruksi Kerja 00601 07001 – 68 0 – 4
9 Dokumen Pendukung 00601 08001 – 40 0 – 1
10 Borang-borang 00601 09001 0

 

 

Translate »