galerifoto galerivideo
  • Tim Brawijaya mulai merakit model bangunan tahan gempa

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Tuntas, Proyek Mulia Pembangunan Jembatan Swadaya

image_pdfimage_print

jembatanbetek13

Tadi Malam Betek-Tembalangan Sudah Diaspal Kualitas Hotmix

MALANG KOTA – Pembangunan Jembatan Betek-Tembalangan tuntas. Tahap akhir pengerjaan, berupa pengaspalan landasan sudah digarap pada Rabu (5/11) tadi malam, sekitar pukul 20.00.

Terbuka Kans Pembuatan Jembatan Jilid II

Tak kurang dari dua jam, pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang menuntaskan pengaspalan landasan sepanjang 45 meter itu. “Rencananya diaspal pukul 24.00. Namun dikerjakan lebih awal. Biar bisa digunakan warga secepatnya,” ujar Kasi Jalan DPUPPB Kota Malang Slamet Santoso di sela-sela meninjau pengaspalan jalan.

Tak heran, pengaspalan jalan disambut semringah warga sekitar jembatan. “Apa sudah bisa dilintasi Mas,” tanya salah satu warga sambil menginjak-nginjak hotmix yang belum mongering.

Sementara itu, kemarin siang sebelum pengaspalan, Rektor Universitas Brawijaya Prof Dr Ir Mohammad Bisri MS menggelar rapat koordinasi bersama ketua tim pembangunan jembatan dari FT UB Ir Sugeng P Budio MS dan Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad di ruang rektorat lantai 7.

Hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Dekan FT UB Dr Ir Pitojo Tri Juwono MT, Kabid Sumberdaya dan Bina Marga DPUPPB Dahat SIh Subagyono, Kasi Jembatan DPUPPB Slamet Santoso, dan Redaktur Pelaksana Jawa Pos Radar Malang Lazuardi Firdaus.

Rapat yang digelar pukul 11.30 hingga pukul 13.00 itu juga membahas rencana penyerahan jembatan kepada warga. Penyerahan kepada warga dilakukan karena jembatan ini merupakan hasil swadaya masyarakat Kota Malang. Selanjutnya, warga akan menyerahkan kepada Pemkot Malang. “Penyerahan kepada warga itu sebagai wujud dibangunnya jembatan melalui partisipasi warga,” ujar Bisri.

Dengan demikian, jembatan kokoh tersebut akan menjadi asset Pemkot Malang. Perawatan dan pemeliharaannya pun menjadi tanggung jawab pemkot.

Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad mengucapkan banyak terima kasih kepada partisipasi warga. “Tuntasnya pembangunan jembatan ini karena warga percaya kepada UB dan juga percaya kepada Jawa Pos Radar Malang. Semua sumbangan warga akan diaudit dan dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada public,” terang Kurniawan.

Pria yang akrab dipanggil Kum tersebut siap membangun jembatan lagi, jika warga membutuhkan. Namun, jembatan yang diperbaiki harus krusial dan dimanfaatkan banyak pengendara. Nantinya, dana sisa pengerjaan Jembatan Betek-Tembalangan tersebut bisa dimanfaatkan untuk membangun jembatan lainnya di Kota Malang.

Senada dengan Kum, Kabid Sumberdaya Air dan Bina Marga DPUPPB Kota Malang Dahat Sih SUbagyono menyambut positif kesiapan rencana pembangunan jembatan yang kedua. “Nanti akan kami kaji, jembatan mana yang krusial untuk dibangun. Pemkot sangat terbantu dengan swadaya yang dilakukan warga,” terang Dahat. (dan/fir)

Sumber: Jawa Pos Radar Malang terbit 6 November 2014 hal. 25 dan 35

Translate »