galerifoto galerivideo
  • Tim Brawijaya mulai merakit model bangunan tahan gempa

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Tingkatkan Prestasi Internasional : ASIA Bridge Competition 2018

image_pdfimage_print

image2Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya kembali mengharumkan nama Universitas Brawijaya di kompetisi Asia Steel Bridge Competition 2018. Kompetisi ini diselenggarakan di Srinakharinwirot Univerity, Nakhon Nayok, Thailand pada 29-31 mei 2018. Kompetisi ini diadakan 1 tahun sekali dengan tuan rumah yang berbeda beda setiap tahunnya. Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya telah mengikuti 2 kali dalam kompetisi ini pada tahun 2017 dan 2018.

image5

Kompetisi ini diikuti oleh 15 tim dari berbagai negara di Asia seperti Thailand, Taiwan, Mongolia, Vietnam, Indonesia dan Jepang. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya mengirimkan 1 tim dalam kompetisi Asia Steel Bridge Competition, yaitu tim Danadyaksa dengan anggota : Dodi Rajendra P., Kushariyanto, Christoper Houston Giovanni, dan Prima Adikasih (mahasiswa S1 angkatan 2015) dengan didampingi oleh dosen pembimbing yaitu Ir. sugeng P. Budio, MS., IPM., Roland Martin Simatupang ST.,MT.,M.Sc., Dr.Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac) dan Bhondana Bayu B.K., ST., MT.

image1Tim Danadyaksa mengusung tema budaya yang ada di Kepulauan Riau yaitu rumah adat “Selaso Jatuh Kembar” dalam desain jembatan mereka, sehingga nama jembatan nya adalah “Selaso Jatuh Kembar” bridge. Jembatan ini terbuat dari material utama yaitu baja yang dirakit dengan mengunakan sambungan baut dengan desain yang menyerai atap dari rumah adat “Selaso Jatuh Kembar” dengan warna merah dan emas.  “Selaso Jatuh Kembar” bridge dirancang dengan beban yang akan diberikan sebesar 300 kg dengan lendutan +- 6 mm. Tim Danadyaksa berhasil menyelesaikan “Selaso Jatuh Kembar Bridge” dalam waktu 4 menit 50 detik, dengan berat jembatan sekitar 10 kg.

 Tim dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya bersaing dengan tim Perguruan Tinggi dari negara-negara Asia lainnya yang mengikuti Asia Steel Bridge Competition 2018 dapat unjuk gigi, dengan satu-satunya tim dari Indonesia yang berhasil menembus 5 besar dan meraih kategori-kategori yang dikompetisikan.

image4

Prestasi yang diraih UB pada tahun ini adalah:

1. Peringkat 4 pada kategori Construction cost award

2. Peringkat 4 pada kategori Structural cost award

3. Peringkat 5 pada kategori Aesthetics award

4. Peringkat 3 pada kategori Presentation award

5. Peringkat 3 pada kategori Total cost award

6. Peringkat 4 pada Overall Performance award

Pada tahun 2019, Asia Steel Bridge Competition akan diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Indonesia, untuk itu Tim dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya akan terus meningkatkan prestasi ke depan dengan persiapan yang semakin ditingkatkan dan menyiapkan diri dalam menyambut Asia Steel Bridge Competition 2019.

image3

Translate »