galerifoto galerivideo
  • Tim Brawijaya mulai merakit model bangunan tahan gempa

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Kunjungan Proyek Pembangunan Jembatan Holtekamp oleh Amera dan finalis KJI-KBGI 2017

image_pdfimage_print

3

Seminggu setelah berhasil mendapatkan gelar “Juara Umum KJI 2017” dalam kompetisi bergengsi yang diikuti oleh berbagai universitas di Indonesia, yaitu KJI (Kompetisi Jembatan Indonesia) XIII & KBGI (Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia) IX, pada tanggal 19 November 2017 Teknik Sipil UB  mendapatkan kesempatan yang cukup menarik untuk mengunjungi Proyek pembangunan jembatan oleh PT. PAL di Surabaya, Indonesia. Undangan tersebut ditujukan langsung dari Bapak Eka Rizky Sujono selaku Staff PT. PP (Persero) Tbk, sekaligus Ketua Departemen Amera tahun 2011, kepada Ketua Departemen Amera HMS FT-UB periode 2017/2018. Undangan yang ditujukan kepada seluruh anggota Departemen Amera dan finalis KJI-KBGI 2017 dari Teknik Sipil UB, disambut dengan penuh antusias dan semangat.

2

Departemen Amera yang diketuai oleh Ngakan Made Nabil Akmal, beserta finalis KJI-KBGI 2017 Teknik Sipil UB, berangkat dari kampus tercinta Universitas Brawijaya pukul 08.00 WIB dan sampai di PT. PAL Indonesia pukul 11.30 WIB. Kegiatan dibuka dengan sesi perkenalan oleh Bapak Eka dan pemutaran video Perencanaan Pembangunan Jembatan Holtekamp yang saat ini sedang dilakukan. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang telah disiapkan oleh Bapak Eka untuk Amera dan finalis KJI-KBGI 2017. Selanjutnya, Amera beserta finalis didampingi oleh Bapak Eka menuju lokasi perakitan jembatan, yang nantinya akan dikirimkan menggunakan kapal menuju Jayapura untuk selanjutnya dilakukan penggabungan disana.

1

Jembatan busur dengan panjang 733 meter yang menghubungkan Jayapura dan Papua Nugini, perakitannya tidak dilakukan di Jayapura ataupun Papua Nugini, melainkan perakitan dilakukan di PT. PAL  Surabaya, Indonesia.   Proyek yang digarap oleh konsorsium PP (Pembangunan Perumahan), HK (Hutama Karya) dan NK (Nindya Karya) dengan total biaya sekitar 1,7 trillyun ini diperkirakan akan selesai pada Februari 2018, 6 bulan lebih cepat dari yang ditargetkan, yaitu Agustus 2018. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kepadatan kawasan perkotaan, permukiman, dan kegiatan perekonomian di dalam Kota Jayapura, peningkat hubungan perekonomian antara Republik Indonesia (RI) dan PNG (Papua New Guinea), serta terintegrasinya pengembangan potensi pariwisata yang cukup besar.

FullSizeRenderDengan kedatangan Amera dan finalis KJI-KBGI 2017 Teknik Sipil UB dalam Proyek Pembangunan Jembatan Holtekamp di PT. PAL Indonesia ini, Bapak Eka mengharapkan kesediaan dari pihak Amera 2 orang perwakilan untuk selanjutnya dapat melakukan kunjungan proyek pembangunan jembatan bersama Bapak Eka, pada akhir Desember di Jayapura, dimana Bapak Presiden Indonesia, Joko Widodo, juga datang pada acara kunjungan proyek pembangunan jembatan di Jayapura tersebut. Hal ini merupakan suatu kehormatan bagi Amera, untuk dapat datang dan bergabung dengan Bapak Eka serta Bapak Jokowi pada kegiatan kunjungan proyek pembangunan jembatan Holtekamp di Jayapura nanti. (NMNA)

Translate »