galerifoto galerivideo
  • Tim Brawijaya mulai merakit model bangunan tahan gempa

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Indradi Wijatmiko, Kaprodi Berprestasi UB

indradi2-300x200

Dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB), Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac.), meraih penghargaan sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) berprestasi tingkat universitas. Penghargaan diberikan bertepatan dengan hari Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, 17 Agustus 2015.

“Awalnya saya diminta mewakili fakultas untuk membuat resume manajemen pengelolaan prodi bersama karya inovatif,” kata Indradi saat ditemui di Lantai 7 Gedung Dekanat, Selasa (15/9/2015).

Dalam karya inovatifnya, alumni Universitas Miyazaki Jepang ini menyertakan program perangkat lunak aplikasi  yang dipergunakan untuk memanajemen program studi S1 Teknik Sipil yang saat ini dikelolanya. Menurutnya, aplikasi ini sangat berguna dalam memantau kegiatan prodi terutama persiapan akreditasi, penjaminan mutu, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Aktivitas ini bila tidak dimanajemen dengan baik bisa lepas. Apalagi Jurusan Teknik Sipil sedang mempersiapkan akreditasi internasional AUN-QA,” ujar pengajar mata kuliah Struktur Kayu ini.

Awalnya program dikembangkan secara sederhana menggunakan Microsoft Excell ditambahkan fasilitas dropbox. Aplikasi ini dipergunakan untuk membagi pekerjaan dosen pengampu mata kuliah. Setelah dijalankan beberapa waktu, timbul beberapa permasalahan, utamanya aplikasi kesulitan untuk melacak progress pekerjaan.

Maka, pada tahap ke-2 aplikasi dikembangkan menggunakan Microsoft Acces. Beberapa fitur tambahan melengkapi aplikasi tersebut dengan keamanan yang lebih baik, berbasis database, file yang dapat diunduh pengguna, dan tampilan yang user friendly.

“Namun, tidak semua pengguna menggunakan Microsoft Acces. Ke depan aplikasi akan dikembangkan agar bisa tampil di HP,” katanya sambil menunjukkan aplikasi yang masih terus ia kembangkan itu melalui Smartphone Android.

Dengan adanya aplikasi ini, mahasiswa, himpunan, dosen, dan pimpinan tidak perlu bertatap muka untuk melakukan koordinasi. Menurut dosen asli Malang ini, dengan aktivitas pekerjaan yang tinggi dan tenaga kerja yang kurang, maka beban pekerjaan akan meningkat. Sehingga sulit bagi mereka untuk bertemu dalam rapat formal.

“Bila dibandingkan dengan aplikasi pesan untuk smartphone lainnya, aplikasi ini lebih mudah pengoperasiannya dan terdapat reminder untuk mengingatkan deadline pekerjaan. Tampilannya juga lebih bagus di layar komputer,” tambahnya.

Meskipun masih terus dilakukan perbaikan, aplikasi ini telah dipergunakan sivitas akademika Teknik Sipil, terutama digunakan untuk asistensi dengan mahasiswa serta memantau penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan Indradi berharap aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan Sistem Informasi yang dikembangkan universitas. (and)

Translate »