Avisiena, Mahasiswa Teknik Sipil UB Yang Berhasil Menulis Komik Hingga Diangkat Menjadi Film Layar Lebar

Siapa yang bisa menebak bahwa salah satu penulis komik terkenal yang berhasil diangkat menjadi film layar lebar di Indonesia merupakan mahasiswa dari Teknik Sipil Universitas Brawijaya? Berawal dari Komik digital Webtoon, Film “Terlalu Tampan”  berhasil menjadi salah satu film Indonesia yang ditunggu-tunggu pada akhir Januari 2019.  Berkisahkan Suka duka sebuah keluarga yang seluruh anggotanya memiliki wajah tampan […]

oleh | Mar 4, 2019 | Berita, Mahasiswa, Prestasi

image_pdfimage_print

Siapa yang bisa menebak bahwa salah satu penulis komik terkenal yang berhasil diangkat menjadi film layar lebar di Indonesia merupakan mahasiswa dari Teknik Sipil Universitas Brawijaya?

Berawal dari Komik digital Webtoon, Film “Terlalu Tampan”  berhasil menjadi salah satu film Indonesia yang ditunggu-tunggu pada akhir Januari 2019.  Berkisahkan Suka duka sebuah keluarga yang seluruh anggotanya memiliki wajah tampan nan rupawan, serial komik digital “Terlalu Tampan” telah disimak lebih dari 9 juta pembaca. Tidak mengherankan jika komik digital ini dilirik oleh sebuah  rumah produksi, Visinema Pictures tuk diangkat menjadi film layar lebar. Namun siapa sangka penulis dibalik serial komik tersebut merupakan mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya?

Muhammad Ahmes Avisiena Helvin atau kerap disapa dengan Avis merupakan mahasiswa aktif Teknik Sipil UB angkatan 2016. Dibalik nama penanya, Mas Okis merupakan seorang webtoonist yang kesehariannya bertugas untuk membuat alur cerita komik digital “Terlalu Tampan”. Berawal dari iseng mengikuti kompetisi webtoon challenge, komik dengan tokoh utama Mas Kulin ini berhasil digaet oleh pihak webtoon untuk merilis 2 episode tiap minggunya.

“Ide awal pembuatan komik ini yakni saya ingin melihat bagaimana cara orang Indonesia merespon terhadap sesuatu hal. Mungkin saat kita melihat ada orang ganteng, tampak pada hidupnya sangat beruntung. Saat ia datang di suatu tempat, semua akan berasa heboh sendiri. Tapi dibalik itu pasti ada cerita yang kita tidak ketahui. Bagaimana kesusahan mereka atau bagaimana kejelekkan mereka yang tidak kita lihat.” Jelas Avis.

6 bulan setelah rilis resmi di webtoon, Avis tidak menyangka komik buatannya dilirik oleh sebuah rumah produksi. “Awalnya saya pikir penipuan, tapi ternyata tiba-tiba ditawari  kontrak langsung dari Visinema” ucapnya.

Meskipun sempat tidak direstui orang tua, Avis tetap berusaha keras untuk menyeimbangkan antara membuat komik dan mengerjakan tugas kuliah.  “Mungkin awalnya terasa berat apalagi awal perkuliahan itu ada mata kuliah gambar Teknik yang cukup menyita waktu. Namun lama kelamaan terbiasa dan toh  saya kebagian membuat ceritanya saja yang mungkin membutuhkan waktu 1 – 2 jam saja.” Lanjutnya.

“Keluarlah dari zona aman” pesan Avis untuk para mahasiswa yang ragu untuk menekuni passion nya. Ia menjelaskan bahwa banyak sekali keuntungan yang diraupnya saat membuat serial “Terlalu Tampan”. Tentu semua itu tidak akan ia dapatkan ketika ia tidak menekuni passion nya. (kik)

Sumber : teknik.ub.ac.id