galerifoto galerivideo
  • Tim Brawijaya mulai merakit model bangunan tahan gempa

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Achmad Yusar: Biaya Tidak Menghambat untuk Berprestasi

Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, Yusar, penerima beasiswa bidikmisi juga aktif di organisasi dan kewirausahaan

Beasiswa bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Namun apakah mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi hanya berkutat pada kegiatan akademik saja? Hal ini tidak untuk mahasiswa Jurusan Teknik Sipil UB yang bernama Achmad Yusar Dzakwan atau yang kerap disapa dengan nama Yusar.

Selain dapat menyelesaikan studinya dalam 3,5 tahun, Yusar juga berhasil mendapatkan predikat sangat memuaskan atau cumlaude. Tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar mengajar di perkuliahan saja, Yusar juga pernah mendapatkan penghargaan best exhibits award di ajang APEC-ideers pada kompetisi merancang bangunan tahan gempa se-asia pacific di Taiwan dan juara 3 desain seawall yang efektif dan praktis dalam perlombaan ketekniksipilan, kompetisi DEDIKASI 2017 di Universitas Hasanuddin.

Awal dari semua prestasi tersebut tidak semanis di akhir cerita perkuliahannya. Sebelum perkuliahan, Yusar memiliki kendala finansial untuk melanjutkan studinya. Saat itu kondisi keluarganya masih memiliki beban untuk membiayai sekolah dari 2 (dua) adiknya dan pekerjaan orang tuanya adalah penjahit.

“Saya ingin merubah nasib keluarga saya karena saya tahu posisi saya di keluarga sebagai anak pertama dan saya ingin sekali untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi” jelasnya mengenai alas an mendaftarkan diri sebagai penerima bidikmisi

Sebagai penerima beasiswa bidikmisi, Yusar tidak ingin waktu perkuliahannya hanya sebatas mengejar prestasi dalam bidang akademik saja. Mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2014 ini, juga aktif di organisasi kemahasiswaan jurusan yaitu Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) dan lembaga dakwah kampus dalam lingkup Jurusan Teknik Sipil UB yaitu FORSIS. Demi meringankan biaya hidup selama perkuliahan, Yusar juga berwirausaha menjadi freelance designer dan juga berjualan hadiah atau souvenir wisuda dsb.

“Bagi kalian (siswa, red) yang ingin lanjut kuliah tapi terkendala biaya, jangan takut untuk kuliah. Walau kekurangan biaya, jadikan itu alasan untuk memotivasi bekerja lebih keras untuk mendapatkan peluang atau kesempatan masuk perguruan tinggi. Banyak sekali kesempatan untuk mendapatkan beasiswa. Pintar-pintar kita mencari tahu informasi itu dan tentunya actionnya. Jangan lupa disertai dengan banyak mendekatkan diri pada Tuhan untuk selalu diberi kelancaran dan ridloNya.” Pesan Yusar untuk para calon mahasiswa.

“Dan untuk sesama para penerima beasiswa bidikmisi, selalu lakukan yang terbaik untuk membangun NKRI ini melalui prestasi dan inovasi” lanjutnya. (kik)

Translate »