Ditulis pada tanggal 23 Juni 2014, oleh Teknik Sipil FTUB, pada kategori Berita, Kliping Surat Kabar

IMG_9375

Universitas Brawijaya (UB) mempunyai visi yaitu menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kebijakan tersebut kemudian dijabarkan dalam visi yaitu menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan akademik atau profesi/vokasi yang berkualitas dan berkepribadian serta berjiwa dan atau berkemampuan entrepreneur. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kehidupan nasional.

Kebijakan telah jelas tergambar dalam visi UB 2025 yang terdiri dari empat tahapan utama. Yang pertama adalah periode 2006-2010 sebagai tahap transisi kelembagaan dan pemantapan daya saing nasional.

Tahap kedua adalah periode 2011-2015 yaitu tahap pencapaian daya saing ASEAN. Ditingkatkan lagi pada tahap ketiga periode 2016-2020 yaitu pencapaian daya saing Asia. Pada tahap terahir yaitu periode 2021-2025 pencapaian daya saing global.

Untuk menjalankan visi misi dan kebijakan diatas, UB telah memilih Rektor baru dalam masa jabatan 2014-2018. Orang terpilih itu adalah Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri. Beliau merupakan Dekan Fakultas Teknik (FT) UB. Sebagai seorang rektor, Bisri memiliki program unggulan yang akan dijalankan guna mewujudkan UB menjadi salah satu universitas terkemuka. Menggapai prestasi dunia dengan kebersamaan dan harmonisasi civitas akademika adalah senjata utama yang akan digunakan untuk membangun UB.

Program unggulan yang akan dijalankan sebagai prioritasnya adalah meningkatkan fungsi dan harmonisasi unit kerja, master plan UB berbasis daya tamping, akreditasi internasional, pengembangan laboratorium dan Rumah Sakit Pendidikan UB, serta percepatan Guru Besar, dan pelayanan berbasis teknologi informasi.

Untuk meningkatkan fungsi dan harmonisasi unit kerja dilakukan dengan cara melaksanakan sistem penjaminan mutu secara konsisten untuk meningkatkan kualitas penelitian dan kualitas pendidikan. Muaranya adalah menghasilkan kualitas lulusan yang berstandar internasional, paten, hak cipta, meningkatkan publikasi internasional dan program studi yang terakreditasi internasional. Instrument yang digunakan dalam program ini adalah dengan menerapkan standar internasional, ISO, melaksanakan pelayanan prima, serta meningkatkan reputasi dan pengakuan internasional.

Program yang lain adalah dengan penyusunan rencana induk (master plan) yang berbasis daya tamping. Rencana pengembangan bidang ilmu dilaksanakan dengan meningkatkan sarana dan prasarana serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan sarana dan prasarana dititikberatkan pada sarana prasarana laboratorium dan penelitian. Kemudian meningkatkan kualitas SDM pada bidang penelitian dan program studi yang ada.

Untuk mengenal lebih dekat tentang Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, berikut sekilas data pribadi tentang rektor UB periode 2014-2018. Lulus SD pada tahun 1971 dari Sekolah Latihan III PGAN Malang, lulus SMP Hudayana Malang pada tahun 1974, lulus SMA Salahuddin Malang pada tahun 1977. Menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Pengairan FT-UB pada tahun 1984, lulus S2 Ps. Pengelolaan Tanah dan Air UGM pada 1990, dan menyelesaikan program S3 Teknik Sumber Daya Air, PPS UB pada 2006.

Selama ini Bisri telah menduduki berbaai jabatan, yaitu Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB (2009-2011), Sekretaris Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB (2011-2012), Ketua Pusat Jaminan Jaminan Mutu (PJM) UB (2012-2013),Ketua Tim Sertifikasi ISO 9001-2008 Universitas Brawijaya (2010-2012), dan Ketua Tim Akreditasi Institusi Universitas Brawijaya (2012-2013). [ponda]

11.-Prof.-Dr.-Ir.-Mohammad-Bisri-MS-1Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri

“Jika Anda memberikan amanah, sayalah orang pertama yang akan menjalankannya dengan amanah. Jika Anda belum mempercayakan amanah pada saya, sayalah orang pertama yang akan memberikan ucapan selamat kepada yang Anda beri Amanah”.

Sumber: Mimbar No. 369 tahun XLI / V / 2014