galerifoto
  • Program Alih Tahun Program Studi Teknik Sipil Jenjang S2

Partnership

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Profil Lulusan dan Kompetensi

image_pdfimage_print

PROFIL LULUSAN MAGISTER (S2)

  1. Instansi / PNS, umumnya lebih kepada peningkatan pengetahuan di bidang – bidang khusus, utamanya adalah bidang dimana mahasiswa tersebut bekerja. (bina marga, cipta karya dll) sehingga diperlukan pengetahuan yang update serta dasar-dasar untuk dapat menganalisis dan mengembangkan suatu metode pelaksanaan.
  2. Akademisi. Umumnya dipersiapkan untuk menjadi dosen, sehingga diperlukan pembekalan terhadap dasar – dasar pengetahuan sampai dengan tingkat lanjut. Diharapkan pengetahuan dasar dapat terpahami sehingga dapat menerapkan untuk pengambilan solusi dalam berbagai permasalahan.
  3. Wirausaha / Kontraktor / Konsultan, umumnya adalah lulusan yang bergabung dengan lulusan yang telah mapan, sehingga dibutuhkan metode – metode pelaksanaan konstruksi yang update, pengetahuan tentang trend teknik sipil serta pengetahuan tentang bisnis – bisnis teknik sipil.

 

LEARNING OUTCOMES (PS S2 TEKNIK SIPIL)

No.

PROFIL LULUSAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN MENURUT LEVEL KUALIFIKASI KKNI

CAPAIAN PEMBELAJARAN CIRI LULUSAN PT

1 KONTRAKTOR
  1. Mampu mengidentifikasi dan memformulasi masalah rekayasa dan metode pelaksanaan konstruksi di lapangan, serta menyajikan beberapa alternatif solusi terkait permasalahan yang ada sesuai kajian keilmuan.
  2. Mampu untuk mengembangkan dan berinovasi dalam metode pelaksanaan konstruksi.
  3. Menguasai hardskill ilmu-ilmu ketekniksipilan lanjut/terapan dan dapat berperan sebagai pelaksana untuk menangani permasalahan di lapangan maupun pada saat proses pengadaan barang dan jasa.
  4. Mampu untuk memaksimalkan softskill dalam hal kerjasama maupun komunikasi dalam tim, serta mampu untuk mengkomunikasikan informasi, ide, analisis dan argumen melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi diri.
  1. Turut berperan serta dalam menjaga keberlangsungan profesionalisme kerja dan etika dalam bidangnya dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan kerja.
  2. Mampu untuk memahami dampak dari pemecahan masalah di bidang keteknikan dalam konteks global dan sosial.
  3. Mampu untuk mengembangkan dan berinovasi dalam metode pelaksanaan konstruksi.
  4. Memiliki daya saing dalam kompetisi dunia kerja baik di tingkat nasional maupun internasional, memahami mengenai core bisnis teknik sipil serta mempunyai inisiatif dan inovatif dalam berkarya.
  5. Memiliki pengetahuan, kemampuan untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan terkait dengan forensik konstruksi, serta mampu untuk mengaplikasikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
2 KONSULTAN PERENCANA / PENGAWAS
  1. Mampu mengidentifikasi dan memformulasi masalah rekayasa dan metode pelaksanaan konstruksi di lapangan, serta menyajikan beberapa alternatif solusi terkait permasalahan yang ada sesuai kajian keilmuan.
  2. Mampu mengidentifikasi, merancang suatu konstruksi bangunan sesuai dengan kajian ilmu dan teknologi dengan memanfaatkan metode, teknik dan instrumen rekayasa modern (CAD atau CAAD).
  3. Menguasai hardskill ilmu-ilmu ketekniksipilan lanjut/terapan dan dapat berperan sebagai pengawas dalam pelaksanaan konstruksi yang mengacu pada bidang manajemen konstruksi dalam segi biaya, waktu dan mutu.
  4. Mampu untuk memaksimalkan softskill dalam hal kerjasama maupun komunikasi dalam tim, serta mampu untuk mengkomunikasikan informasi, ide, analisis dan argumen melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi diri.
  1. Turut berperan serta dalam menjaga keberlangsungan profesionalisme kerja dan etika dalam bidangnya dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan kerja.
  2. Mampu untuk memahami dampak dari pemecahan masalah di bidang keteknikan dalam konteks global dan sosial.
  3. Mampu untuk mengembangkan dan berinovasi dalam perencanaan dan pengawasan pelaksanaan konstruksi.
  4. Memiliki daya saing dalam kompetisi dunia kerja baik di tingkat nasional maupun internasional, memahami mengenai core bisnis teknik sipil serta mempunyai inisiatif dan inovatif dalam berkarya.
  5. Memiliki pengetahuan, kemampuan untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan terkait dengan forensik konstruksi, serta mampu untuk mengaplikasikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
3 INSTANSI / PNS
  1. Menguasai hardskill dalam bidang teknis (ilmu-ilmu ketekniksipilan lanjut/terapan) dan legal (hukum) untuk dapat berperan sebagai birokrat bidang rekayasa dalam pengembangan metode pelaksanaan konstruksi maupun pada saat proses pengadaan barang dan jasa dalam pelaksanaan tender.
  2. Mampu untuk memberikan solusi dan mengambil keputusan terkait permasalahan atau hal-hal strategis dalam dunia konstruksi berdasarkan kajian keilmuan yang ada.
  3. Mampu untuk memaksimalkan softskill dalam hal kerjasama maupun komunikasi dalam tim, serta mampu untuk mengkomunikasikan informasi, ide, analisis dan argumen melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi diri.
  1. Turut berperan serta dalam menjaga keberlangsungan profesionalisme kerja dan etika di bidang yang ditekuninya.
  2. Mampu untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran seumur hidup (long life learning)
  3. Memiliki daya saing dalam kompetisi dunia kerja baik di tingkat nasional maupun internasional serta mempunyai inisiatif dan inovatif dalam berkarya.
  4. Memiliki pengetahuan, kemampuan untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan terkait dengan forensik konstruksi, serta mampu untuk mengaplikasikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
STUDI LANJUT / AKADEMISI
  1. Menguasai dan mampu mengembangkan hardskill ilmu-ilmu ketekniksipilan lanjut/terapan yang sesuai dengan bidangnya, serta mampu mengevaluasi diri, mengelola pembelajaran diri sendiri untuk memperoleh informasi mengenai isu-isu terkini dan perkembangan teknologi terkait dengan bidang yang sesuai.
  2. Mampu untuk memberikan solusi dan mengambil keputusan terkait permasalahan atau hal-hal strategis dalam dunia konstruksi berdasarkan kajian keilmuan yang ada.
  3. Mampu berkontribusi dalam perencaaan road map penelitian dan melakukan penelitian mandiri (merancang dan melaksanakan penelitian) berdasarkan prinsip rekayasa dengan memanfaatkan metode, teknik dan instrumen rekayasa modern (CAD atau CAAD) hingga menghasilkan karya yang teruji dan diakui secara nasional atau internasional pada jurnal ilmiah terakreditasi.
  4. Mampu untuk memaksimalkan softskill dalam hal kerjasama maupun komunikasi dalam tim baik dengan tim ahli yang sebidang maupun tim ahli bidang lain, serta mampu untuk mengkomunikasikan informasi, ide, analisis dan argumen melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi diri.
  1. Menguasai dan mampu mengembangkan ilmu ketekniksipilan lanjut/terapan dan menerapkannya dalam dunia kerja.
  2. Mampu untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran seumur hidup (long life learning).
  3. Mampu untuk memberikan solusi dan mengambil keputusan terkait permasalahan atau hal-hal strategis dalam dunia konstruksi berdasarkan kajian keilmuan yang ada.
  4. Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, mampu untuk menyampaikan gagasan, analisa dan pendapat yang dimiliki melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat.
  5. Memiliki daya saing dalam persaingan dunia akademik baik di tingkat nasional maupun internasional.
  6. Memiliki pengetahuan, kemampuan untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan terkait dengan forensik konstruksi, serta mampu untuk mengaplikasikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
5 WIRAUSAHA (KONTRAKTOR/KONSULTAN)
  1. Mampu untuk memaksimalkan softskill dalam hal keuletan, kemampuan untuk dapat melihat dan mengambil peluang serta jiwa yang mampu mengembangkan keahlian sebagai bekal berkompetisi di dunia kerja.
  2. Mampu mengidentifikasi dan memformulasi masalah rekayasa dan metode pelaksanaan konstruksi di lapangan, serta menyajikan beberapa alternatif solusi terkait permasalahan yang ada sesuai kajian keilmuan.
  3. Mampu merancang suatu konstruksi bangunan sesuai dengan kajian ilmu dan teknologi dengan memanfaatkan metode, teknik dan instrumen rekayasa modern (CAD atau CAAD).
  4. Mampu untuk mengembangkan dan berinovasi dalam metode pelaksanaan konstruksi.
  5. Menguasai hardskill ilmu-ilmu ketekniksipilan lanjut/terapan dan dapat berperan baik sebagai pelaksana maupun pengawas untuk menangani permasalahan di lapangan maupun pada saat proses pengadaan barang dan jasa.
  6. Mampu untuk memaksimalkan softskill dalam hal kerjasama maupun komunikasi dalam tim, serta mampu untuk mengkomunikasikan informasi, ide, analisis dan argumen melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi diri.
  1. Turut berperan serta dalam menjaga keberlangsungan profesionalisme kerja dan etika dalam bidangnya dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan kerja.
  2. Mampu untuk memahami dampak dari pemecahan masalah di bidang keteknikan dalam konteks global dan sosial.
  3. Mampu untuk mengembangkan dan berinovasi dalam metode pelaksanaan konstruksi, perencanaan dan pengawasan pelaksanaan konstruksi.
  4. Memiliki daya saing dalam kompetisi dunia kerja baik di tingkat nasional maupun internasional, memahami mengenai core bisnis teknik sipil serta mempunyai inisiatif dan inovatif dalam berkarya.
  5. Memiliki pengetahuan, kemampuan untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan terkait dengan forensik konstruksi, serta mampu untuk mengaplikasikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.