Ditulis pada tanggal 24 April 2014, oleh Teknik Sipil FTUB, pada kategori Berita

foto-barengDi tengah kesibukan menghadiri acara Nego Casting sebagai penerima dana hibah dari Program Hibah Kompetisi (PHK) yang berlangsung di lantai 6 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya Selasa (21/01/2014) lalu, Humas Fakultas Teknik Universitas Brawaijaya (FTUB) berkesempatan berbincang-bincang dengan Ir. Sugeng P. Budio, MS., Ketua Jurusan Teknik Sipil FTUB, mengenai perkembangan Jurusan Teknik Sipil beberapa tahun terakhir ini. Diantaranya meningkatnya sarana-prasarana perkuliahan jurusan teknik sipil, keberhasilan mahasiswa teknik sipil menjadi juara umum ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) selama dua tahun terakhir, Program Studi Sarjana Jurusan Teknik Sipil yang berhasil meraih akreditasi A dengan nilai yang memuaskan,  disusul Program Magister Jurusan Teknik Sipil yang sebelumnya terakreditasi C saat ini berhasil menyabet akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN-PT).

Beliau bercerita, selama ini semua elemen yang ada di jurusan mulai dari Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Kepala Program Studi, Kepala Laboratorium hingga staf  administrasi dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), bertekad untuk memajukan Jurusan Teknik Sipil. “Apapun posisinya maupun jabatannya, selama tidak ada niat dari yang bersangkutan untuk memajukan jurusan ataupun fakultas maka mustahil keberhasilan akan tercapai,” katanya. “Maka dari itu, yang kami tanamkan selama ini adalah niat untuk memajukan jurusan ataupun fakultas,”  tambah pria asli Malang ini.

Menurut beliau, niat itulah yang akhirnya memupuk rasa kebersamaan diantara civitas akademika Jurusan Teknik Sipil.

Yang kedua adalah keterlibatan pengelola jurusan dalam setiap kegiatan baik bersifat akademik maupun non-akademik.  “Kami upayakan selama ada kesempatan Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan terlibat aktif dalam setiap kegiatan jurusan,” ujar dosen struktur ini.

Untuk menjalankan program-program jurusan yang telah disusun, beliau berupaya melibatkan dosen senior sebagai usaha untuk pengkaderasiaan kepada dosen yang lebih muda. “Anda lihat sendiri, di setiap kegiatan kami berupaya melibatkan dosen senior dan dosen muda,” katanya sembari menunjuk meja bundar yang diisi oleh guru besar Jurusan Teknik Sipil Prof. Dr. Ir. Sri Murni Dewi, MS., Sekretaris Jurusan Ir. Siti Nurlina, MT., Kepala Program Studi S3 Ari Wibowo, ST., MT., Ph.D, dan dosen-dosen muda seperti Eko Andi Suryo, ST., MT., Ph.D, Kartika Puspa Negara ST., MT., dan Christin Remayanti Nainggolan, ST., MT.

Menurutnya, dosen-dosen muda inilah nantinya yang akan melanjutkan perjuangan jurusan teknik sipil ke depan yang tentu saja tantangannya semakin berat.

“Awalnya memang pasti sulit. namun kita harus yakin sesuai janji Allah SWT di ayat Q.S. Al-Baqarah 286 bahwa Allah SWT  tidak membebani seseorang kecuali menurut kemampuannya,” tambahnya. Lebih lanjut, ia mengingatkan dengan nikmat Allah SWT yang sudah ada untuk tidak lupa saling berbagi dengan yang membutuhkan. (andi)

Sumber: teknik.ub.ac.id