Ketua Pelaksana : 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 Terselenggara dengan Lancar dan Sukses

Pada tahun ini, Universitas Brawijaya pertama kalinya sebagai tuan rumah pada ajang kompetisi jembatan baja tingkat internasional yakni Asia Bridge Competition pada tanggal 24-26 Agustus 2019 dan acara ini bisa terbilang sukses selama 3 hari penyelenggaraan.

oleh | Sep 18, 2019 | Berita

Pada tahun ini, Universitas Brawijaya pertama kalinya sebagai tuan rumah pada ajang kompetisi jembatan baja tingkat internasional yakni Asia Bridge Competition pada tanggal 24-26 Agustus 2019 dan acara ini bisa terbilang sukses selama 3 hari penyelenggaraan. “Pertama kalinya kompetisi internasional diadakan di Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Semua hal saat berlangsungnya kompetisi berjalan dengan lancar dapat dilihat dari para dosen dan mahasiswa yang merasa terpuaskan oleh kompetisi ini.” Ungkap ketua pelaksana 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 yang sering disapa dengan panggilan bapak Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac.)

Selama Persiapan tidak ada kendala yang terjadi dan selama penyelenggaraan acara ketua pelaksana mengungkapkan bahwa ada satu kendala yang ada yaitu masalah sarapan untuk peserta lomba yang berpartisipasi namun secara keseluruhan para peserta dan dosen yang berpartisipasi merasa puas dengan berjalannya kompetisi ini.

Persiapan dalam kompetisi Asia Bridge Competition sudah selama 4 tahun dan dalam penempatan kompetisi Asia Bridge Competition di Universitas Brawijaya diketahui sejak dua tahun lalu yaitu pada tahun 2017. Tetapi, karena memang di jurusan sendiri memiliki jadwal yang sangat padat persiapan baru benar benar dilakukan dalam waktu kurang dari setahun atau lebih tepatnya sekitar 4-6 bulan yang lalu dan terbukti dengan lancarnya penyelenggaraan acara ini.

Karena pada tahun ini ada beberapa peraturan yang diubah oleh pihak panitia semua tim harus menjadi lebih inovatif pada kompetisi ini. Dan terbukti di saat kompetisi 4 tim yang merupakan penggagas dari kompetisi Asia Bridge Competition mengalami runtuh atau collapse, dengan begitu dapat dilihat bahwa kompetisi ini bisa semakin menantang untuk mereka. Tapi kebanyakan dari tim yang tergabung di kompetisi ini berhasil memperhitungkan sedemikian rupa dan menghindari runtuhnya jembatan, ini juga merupakan kesuksesan bagi mereka. Di akhir, ketua pelaksana tidak lupa berterima kasih kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam ajang tersebut karena dengan adanya ajang ini bisa menjalin hubungan antar universitas universitas yang berpartisipasi ataupun bisa juga saling bertukar informasi satu sama lain.