Bahasa / Language :

logo wika kecil logo polri kecil logo jatim kecil logo nindya karya kecildepartemen-pekerjaan-umum

Disertasi Abdul Samad : Kajian Peningkatan Kinerja Bus Rapid Transit (BRT) di Yogyakarta, Surakarta dan Semarang

image_pdfimage_print

Pada hari Kamis, 30 November merupakan hari yang membahagiakan bagi Doktor baru di Jurusan Teknik Sipil FTUB yakni Dr. Abdul Samad, ST., MT dalam Ujian Terbuka Disertasinya yang berjudul Kajian Peningkatan Kinerja Bus Rapid Transit (BRT) di Yogyakarta, Surakarta dan Semarang. Dalam Komisi Pembimbing Disertasi yang bertindak sebagai Promotor yakni Prof. Ir. Harnen Sulistio, M.Sc., Ph.D; Ko-Promotor I yakni Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D dan Ko-Promotor II yakni Ir. Ludfi Djakfar, MSCE., Ph.D. Dan yang bertindak sebagai penguji adalah Prof. Dr. Marjono, M.Phill dan Dr. Bambang Widjanarko Otok, M.Si.

Dr. Abdul Samad memaparkan bahawa pelaksanaan pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) membutuhkan evaluasi mengenai kinerja, dengan mengekploarsi kualitas pelayanan. Karena kualitas pelayanan merupakan hal yang penting bagi keberhasilan Trans Jogja, Trans Semarang dan Trans Solo. Ketiga kota tersebut dianggap sampel mewakili seluruh wilayah Indonesia penyelenggaranaan BRT. Permasalahan yang sering terjadi pada tiga kota penyelenggaraan BRT tersebut adalah halte yang masih kurang sehingga penumpang sulit dalam mencapai shelter, keluhan pengguna atau penumpang terhadap pelayanan kinerja BRT dan penempatan halte menjadi dilema antara kebutuhan dan kendala disatu sisi masyarakat membutuhkan, disisi lain penolakan bagi mereka yang aktifitasnya terganggu.

Penelitian yang dilakukan oleh Doktor yang lahir di Ujung Pandang ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting tingkat kinerja dan pelayanan BRT, prioritas strategi penerapan strategi yang sesuai untuk kebijakan penyelenggaraan BRT di Kota Yogyakarta, Surakarta dan Semarang di masa mendatang. Metode yang digunakan yakni penelitian survei, metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis Importance Performance Analysis (IPA), Analisa Quality Function Deployment (QFD) dan Analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis dari kuadran dengan metode IPA menujukkan bahwa atribut prioritas BRT Yogyakarta, Surakarta dan Semarang terbagi dalam 4 kuadran. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan sebaiknya dibuatkan uji kelayakan untuk beroperasinya armada BRT, pemerintah daerah oenyelenggara membuat regulasi tentang pentingnya jalur khusus untuk armada BRT dan meningkatkan tarif parkir kendaraan pribadi sehingga beralih untuk menggunakan BRT.